Istilah konsumen sering diartikan sebagai dua jenis konsumen yaitu konsumen individu dan konsumen organisasi. Konsumen individu membeli barang dan jasa untuk digunakan sendiri. Jenis kedua adalah konsumen organisasi, yang membeli produk peralatan dan jasa-jasa lainnya untuk menjalankan seluruh kegiatan organisasinya.

Perilaku konsumen adalah semua kegiatan, tindakan, serta proses psikologis yang mendorong tindakan tersebut pada saat sebelum membeli, ketika membeli, menggunakan, menghabiskan produk dan jasa setelah melakukan hal-hal di atas atau kegiatan mengevaluasi.

Studi perilaku konsumen adalah suatu studi mengenai bagaimana seorang individu membuat keputusan untuk mengalokasikan sumber daya yang tersedia. Secara sederhana, studi perilaku konsumen meliputi beberapa hal berikut:

  • Apa yang dibeli konsumen?
  • Mengapa konsumen membelinya?
  • Kapan mereka membelinya?
  • Dimana membelinya?
  • Seberapa sering mereka membelinya?
  • Seberapa sering mereka menggunakannya?

Kepentingan mempelajari perilaku konsumen:

  • Pemasaran

Pemasar (produsen) yang mengerti perilaku konsumen akan mampu memperkirakan bagaimana kecenderungan konsumen untuk bereaksi terhadap informasi yang diterimanya, sehingga sebagai pemasar dapat menyusun strategi pemasaran yang sesuai.

  • Pendidikan dan perlindungan konsumen

Dengan informasi yang cukup, konsumen dapat mengidentifikasikan adanya penipuan atau kecurangan dalam transaksi dengan produsen atau toko.

  • Kebijakan masyarakat dan undang-undang perlindungan konsumen

Adanya peranan pemerintah dan DPR melalui kebijakan publik dan perundang-undangan harus melakukan intervensi untuk melindungi konsumen. Pemerintah berkewajiban untuk mempengaruhi pilihan konsumen melalui pelarangan terhadap praktik-praktik bisnis yang merugikan konsumen.

Perilaku konsumen memiliki akar utama dari ilmu ekonomi. George Katona dikenal sebagai bapak ekonomi psikologi. Dia menjadi pionir penelitian mengenai consumer’s confident yang dikenal dengan sebutan Survey of Consumer’s Confident, yaitu suatu penelitian mengenai persepsi konsumen terhadap perekonomian Amerika masa lalu, masa kini, dan masa datang. Robert Ferber adalah seorang ekonom yang mengembangkan teori perilaku konsumen dengan menerapkan prinsip-prinsip psikologi dan ekonomi. Dia bersama dengan Hugh G. Wales menulis buku “Motivation and Market Behavior”. Sedangkan John A. Howard bersama Jagdish N. Seth menulis buku yang berjudul “Theory of Buyer Behavior”. Mereke berdua mengembangkan sebuah model pengambilan keputusan konsumen yang dikenal sebagai “Howard and Sheth Model”.

Proses keputusan konsumen dipengaruhi oleh tiga faktor:

  • Kegiatan pemasaran yang dilakukan oleh pemasar dan lembaga lainnya
  • Faktor perbedaan individu konsumen
  • Faktor lingkungan konsumen

Summarized by Reza Pratama (majoring in Family and Consumer Sciences, College of Human Ecology-Bogor Agricultural University, Bogor, Indonesia)

Based on Ujang Sumarwan. 2003. Perilaku Konsumen. Teori & Penerapannya dalam Pemasaran (Consumer Behaviour: Theory & Application in Marketing).

http://ujangsumarwan.blog.mb.ipb.ac.id/